Ada kesalahan di dalam gadget ini

Papan Buletin Blog Bhima

Bhima's Leaf

Minggu, 28 Agustus 2011

Tiga Gajah Dikembalikan ke Habitat



Tiga ekor gajah, sepasang induk dan seekor anak, yang dimiliki pengusaha asal Tanjungbalai, Asahan, Sumatra Utara, dikembalikan ke habitat asalnya di hutan Taman Nasional Tesso Nilo (TNTN), Riau. Pengembalian hewan raksasa itu dilakukan oleh tim terpadu dari Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam Riau, WWF Riau dan Yayasan TNTN.
Dahulunya pada tahun 2000, Abi Besok mengajukan izin memelihara gajah kepada Menteri Kehutanan. Gajah itu dipelihara untuk keperluan kebun binatang mini di Tempat Hiburan dan Kolam Renang Artabe di Tanjung Balai.
"Sejak tahun 2005, izin pemeliharaan itu sudah habis, namun baru sekarang dapat dikembalikan ke habitat asalnya," kata Syamsuardi, Kepala Unit Gajah Flying Squad, WWF Riau, yang dijumpai di Pekanbaru, Jumat (12/8/2011) dalam perjalanan dari tanjung Balai menuju hutan Taman Nasional Tesso Nilo.
Pada kesempatan sama, drh Rini Deswita yang ikut dalam rombongan mengungkapkan, tiga ekor gajah yang dibawa dengan menggunakan truk itu dalam kondisi sehat. Gajah-gajah itu sama sekali tidak merasa terganggu, karena selama ini gajah itu sering berdekatan dengan manusia.
"Yang penting selama dalam perjalanan, kami menyediakan makanan secukupnya. Setiap dua jam kami berhenti untuk menyiram tubuh gajah agar tubuhnya tidak kering. Di perjalanan cuaca cukup panas, namun gajahnya enjoy saja," kata Rini.
Juru bicara WWF, Syamsidar mengungkapkan, dua gajah dewasa asal Tanjungbalai itu akan dijadikan anggota Flying Squad di areal PT Musim Mas. Sebelum dapat menjalankan fungsinya, gajah itu akan dilatih di kamp flying squad WWF TNTN di Kecamatan Ukui.
Selama ini, tim Flying Squad Musim Mas sebenarnya sudah dibentuk. Hanya saja, patroli lingkungan dari gangguan gajah liar masih dilakukan dengan tenaga manusia semata. Dengan kedatangan dua gajah dewas dan satu anaknya, tim Flying Squad Musim Mas nantinya dapat berpatroli dengan menggunakan gajah untuk menghalau gajah liar.

http://sains.kompas.com/read/2011/08/12/20220260/Tiga.Gajah.Dikembalikan.ke.Habitat

Tidak ada komentar:

Pengikut