Ada kesalahan di dalam gadget ini

Papan Buletin Blog Bhima

Bhima's Leaf

Rabu, 03 Agustus 2011

Dunia Perlu Lindungi Penyu Belimbing

NOAAPenyu belimbing.
JAKARTA, KOMPAS.com -- Penyu belimbing (Dermochelys coriacea), salah satu spesies penyu yang dimiliki Indonesia, ternyata bermigrasi dan mencari makan di area yang luas dari Samudera Pasifik dan Laut Indo Pasifik. Oleh karena itu dibutuhkan kerja sama internasional yang lebih besar untuk perlindungan mereka dari kepunahan.
Sebuah studi terbaru yang dilakukan oleh tim peneliti National Oceanic and Atmospheric Administration (NOAA) Amerika Serikat, yang dirilis Science Daily, Senin (1/8/2011), berhasil mengumpulkan data dari 126 penyu belimbing dilacak oleh satelit. Para peneliti membuat pemahaman yang lebih baik bagaimana fitur oseanografi memberi pengaruh terhadap migrasi penyu belimbing dan perilaku mereka dalam mencari makan.
Penyu belimbing adalah penyu yang terbesar dari semua jenis penyu. Beratnya sampai 900 kilogram dan berukuran hampir enam 2 meter panjangnya. Turunnya populasi penyu belimbing di Pasifik disebabkan oleh antara lain panen telur penyu serta penangkapan. Beberapa populasi terakhir yang tersisa ditemukan di Pasifik Barat di Indonesia, Kepulauan Solomon, dan Papua Nugini.
Penyu belimbing betina bertelur di pantai tropis sebelum bermigrasi mencari makan ubur-ubur. Penyu belimbing bepergian hingga ke pantai barat AS, termasuk California, bepergian melintasi Pasifik, untuk mencari hijauan jelatang laut coklat (Chrysaora fuscescens).
"Para penyu belimbing telah bertindak sebagai duta internasional, memimpin kita untuk bergabung dengan mitra di kedua sisi Pasifik dalam upaya bersama untuk melestarikan penyu belimbing," kata Peter Dutton, peneliti penyu.
Melindungi penyu belimbing menjadi prioritas NOAA karena terdaftar sebagai hewan terancam punah di bawah Endangered Species Act pada tahun 2000.
Penyu yang bersarang di Papua Barat, Papua Nugini, dan pulau-pulau lain di wilayah kita, tergantung pada sumber makanan di perairan yang dikelola oleh banyak negara lain.
"(Kerja sama) ini penting untuk melindungi penyu belimbing di daerah-daerah mencari makan sehingga upaya konservasi pan tai bersarang kita bisa efektif," tutur Ricardo Tapilatu dari Universitas Negeri Papua.

http://sains.kompas.com/read/2011/08/01/17405474/Dunia.Perlu.Lindungi.Penyu.Belimbing

Tidak ada komentar:

Pengikut